Banjir Baja Impor Dinilai sebagai Ancaman, Pemerintah Diminta Waspada

Ashadi Iksan
Ilustrasi baja. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Kehadiran bajaimpor dinilai sebagai ancaman serius produk lokal atau program Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Atas dasar itu, pemerintah diminta lebih waspada.

Ketua BPD Gapensi Jawa Timur (Jatim), H Agus Gendroyono mengatakan, sebenarnya, para pengusaha jasa konstruksi menyambut gembira PP Nomor 22 Tahun 2020 terkait rencana pemerintah meningkatkan TKDN.

“Karena itu, perlu mewaspadai membanjirnya produk baja dari China di pasar Indonesia,” katanya, Rabu (30/9/2020).

Agus menambahkan, salah satu roh dari PP tersebut yakni optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. Nantinya, semua material konstruksi harus teregistrasi dalam sistem berdasarkan spesifikasi yang dikehendaki owners.

Bagi Agus, penggunaan produk dalam negeri merupakan momentum yang sangat tepat guna bangkit dari lesunya ekonomi pascapandemi. Namun demikian, dibutuhkan semangat nasionalisme karena di saat yang sama, produk asing membanjiri pasar Indonesia. Harga yang ditawarkan pun lebih murah dari pada produksi dalam negeri.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

57 tahun lalu

Aktivitas Meningkat, Status Gunung Marapi Masih Waspada

57 tahun lalu

Modus Predator Seks di Jepara Jerat Puluhan Korban, Pakai Foto Palsu hingga Tebar Ancaman

57 tahun lalu

Kawah Sileri Dieng Naik jadi Waspada, Petani Nekat Beraktivitas di Zona Bahaya

57 tahun lalu

Gunung Dieng Naik Status jadi Waspada, Wisatawan Diminta Jauhi Kawah Sileri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal