Nenek mencari korban baik di dalam dan luar rumah, namun tidak menemukan. Payung kecil milik korban tergeletak di pinggir selokan. Saat kejadian, korban memakai baju dan celana hitam.
Upaya pencarian ini dipimpin langsung oleh Basarnas Surabaya. Pusat posko ada di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Ketua Tim Pencarian, Ainul Makhdin mengatakan ada sekitar 60 orang yang tergabung dalam upaya pencarian korban. Petugas akan mencari korban dengan cara menyisir aliran selokan dan sungai dengan cara manual menggunakan ban.
“Perahu tidak memungkinkan untuk digunakan di lokasi karena banyak batuan dan juga dangkal,” katanya.
Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo, mengatakan warga sampai saat ini sedang melakukan pencarian terhadap korban. Dugaan korban yang hanyut terbawa arus sungai ini, dikuatkan dengan keterangan beberapa saksi dan pihak keluarga korban.
"Sesaat sebelum kejadian, bocah yang akrab disapa Rafa itu memang sempat bermain air hujan disekitar rumah yang memang tidak terlalu jauh dari sungai," katanya.