Arisan Bodong Rp7 Miliar, Emak-Emak Laporkan Kakak Adik Diduga Penipu ke Polres Malang

Avirista Midaada
Emak-emak muda mendatangi Polres Malang melaporkan dugaan arisan bodong senilai Rp7 miliar. (Foto: Avirista Midaada / MPI)

Korban lain, A (23), menyebut kedua terlapor telah menjalankan arisan reguler sejak 2017. Namun, pada awal 2025 mereka mulai menawarkan skema jual-beli arisan yang ternyata fiktif.

"Dia menawarkan arisan Rp1 juta, tapi saya cuma beli Rp500.000. Harusnya cair Rp1 juta, tapi malah dia hilang sebelum pencairan," kata A.

Dari penelusurannya, uang yang disetor ternyata digunakan untuk menggulung arisan lain, bukan benar-benar dicairkan sebagai keuntungan. Skema ini menunjukkan ciri khas ponzi.

A juga mengungkap para korban sempat menagih langsung kepada pelaku. Saat itu, keduanya berjanji mengembalikan uang pada 24 Juli 2025. Namun, janji tinggal janji. Setelah itu, keduanya tak bisa dihubungi lagi.

"Katanya mau kembalikan uang, tapi malah lari. Bahkan modal yang kita kasih belum kembali," kata A.

Data yang dikumpulkan dari 350 korban menunjukkan total kerugian mencapai Rp7 miliar. Mayoritas korban berasal dari Kecamatan Turen, namun ada juga dari luar daerah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelapkan Rp28 Juta, Admin Arisan Online di Medan Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polres Cirebon Kota Tangkap 2 Tersangka Arisan dan Investasi Bodong Bernilai Ratusan Juta

57 tahun lalu

Modus Arisan dan Investasi Bodong, Penipu Puluhan Emak-Emak di Cirebon Ditangkap di Semarang

57 tahun lalu

Terungkap Motif IRT di Kampar Dibunuh Tetangga, Pelaku Ingin Kuasai Uang Arisan Korban 

57 tahun lalu

Gara-gara Utang, Wanita di Cilegon Disekap dan Dibunuh Teman Arisan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal