Penguatan kampung tangguh ini menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan Jatim dalam menangani pandemi Covid-19.
Berdasarkan data dari infocovid19.jatimprov.go.id per 12 Juni 2020, attack rate atau tingkat serangan Covid-19 di Jatim masih berada pada angka 14,5. Sementara Surabaya menjadi wilayah yang paling beresiko dengan attack rate-nya mencapai 107,6. Artinya, setiap 100.000 populasi warga Surabaya, sebanyak 107 di antaranya beresiko positif Covid-19.
Penambahan kasus positif Covid-19 mingguan di Jatim mencapai 1.090, kemudian jumlah total kasus mencapai 7.213 orang. Kasus sembuh 2.117 atau 29,35%, dan kasus meninggal mencapai 588 (8,15%).
"Meski sudah penyebaran virus mulai terkontrol dan mulai banyak zona merah turun menjadi kuning di Jatim, saya tetap berpesan pada masyarakat jika Jatim ini belum aman. Masa transisi new normal bukan berarti pelonggaran seluas-luasnya yang kemudian justru membuat euforia di masyarakat. Kita harus tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan sehingga tidak ada second wave penularan di Jatim," kata Khofifah.