Dia mengatakan, kasus pengeroyokan tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Jember dengan melakukan penyelidikan termasuk olah tempat kejadian perkara.
Ketua Cabang PSHT Jember, Jono Wasinudin mengaku prihatin dengan terjadinya kasus tersebut. Dia mengaku sudah berkali-kali meminta anggotanya untuk tidak menggelar konvoi usai kenaikan tingkat. “Namun beberapa anggota terlihat tetap memaksa bahkan melakukan pengeroyokan,” ujarnya.
Terkait insiden itu, Jono meminta maaf dan berjanji membantu aparat kepolisian untuk mencari keberadaan pelakunya.