Alih Fungsi Hutan Picu Bencana, Komisi E DPRD Jatim Minta Perhutani Terbuka 

Ihya Ulumuddin
Komisi E DPRD Jatim melihat dari dekat salah satu titik banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (9/11/2021). (Foto: iNews.id/ihya' ulumuddin).

BATU, iNews.id - Komisi E DPRD Jawa Timur (Jatim) meminta Perum Perhutani terbuka terkait banyaknya hutan lindung di Jatim yang telah beralih fungsi. Hal itu penting untuk memudahkan pemetaan dan penanganan agar bencana seperti longsor dan banjir bandang tidak terjadi lagi. 

Desakan tersebut disampaikan Komisi E DPRD Jatim atas banyaknya hutan lindung di wilayah Kota Batu dan Malang Raya yang kini berubah fungsi menjadi kebun semusim. Akibatnya ekosistem hutan rusak dan memicu bencana. 

Banjir bandang di Kota Batu pada Kamis (4/11/2021) lalu merupakan imbas dari beralihnya fungsi hutan di kawasan lereng Gunung Arjuno. Fakta tersebut juga disampaikan sejumlah kepala desa dan komponen masyarakat hutan di Malang Raya. 

Perwakilan Komisi E DPRD Jatim memberikan santunan kepada keluarga korban banjir bandang.

Berdasarkan foto udara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terjadi perubahan vegetasi di kawasan lereng Arjuno, sehingga air hujan tidak mampu terserap tanah dan jatuh menjadi banjir bandang. Penyebabnya, banyak tanaman semusim (sayur) di tebing aliran sungai, sehingga tidak mampu menyerap air. 

"Semoga Perhutani terbuka untuk bersama-sama dengan komponen di Kota Batu dan Malang Raya untuk membincang lebih serius tentang alih fungsi lahan. Apa pun istilahnya, kalau faktanya alih fungsi dan membahayakan ekosistem, ya itu harus ditangani," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Pembalakan Liar di Hutan Bojonegoro, 46 Batang Kayu Jati Disita

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara, 150 Rumah Terdampak 3 Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal