Alasan Orang Tua Kembali Ajukan Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan: Kondisi Jenazah Janggal 

Avirista Midaada
Proses autopsi dua korban Tragedi Kanjuruhan di TPU Dusun Patuk Baran, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Sabtu (5/11/2022). (Foto: Avirista Midaada)

"Kasihan anak saya, kasihan saudara-saudara kita, nyawa 135 saudara kita. Kalau hukum manusia tidak bisa, biar azab Allah yang bicara," ujarnya.

Pria warga Desa Krebet Senggrong RT 1 RW 1, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang itu berharap proses autopsi bisa berjalan lancar dan sesuai keinginannya. 

"Semoga terungkap, kalau memang ini gas air mata beracun, semua pelaku dari bawah ke atas dihukum seberat-beratnya, kasihan generasi adik-adik saya. Dia tidak anarki, dia tidak buat kericuhan, kenapa kok ditembaki," ucapnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan autopsi dilakukan terhadap jenazah dua kakak-beradik korban Tragedi Kanjuruhan NDR (16) dan NDA (14). Keduanya warga Demangjaya, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, yang dimakamkan di TPU Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Ekshumasi guna memastikan penyebab pasti kedua korban Tragedi Kanjuruhan ini sedianya diajukan pertengahan Oktober 2022 lalu. Akan tetapi sempat ditunda karena ayah korban akan berdiskusi kembali dengan keluarga.

Proses autopsi pun kembali dijadwalkan pada Sabtu (5/11/2022) setelah Devi Athok didampingi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar tak lagi mendapat intimidasi dari pihak-pihak lain.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Makam Aipda Taufik, Ungkap Penyebab Kematian Anggota Polres Bantaeng

57 tahun lalu

Geger! Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Jombang, Luka Sayat di Leher dan Pipi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal