Alasan Hakim Vonis Seumur Hidup Alvi Maulana Pemutilasi Pacar jadi 500 Potongan

iNews TV
terdakwa mutilasi pacar, Alvi Maulana divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Mojokerto, Senin (27/4/2026). (Foto: iNews)

MOJOKERTO, iNews.idTerdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi, Alvi Maulana, divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Mojokerto, Senin (27/4/2026). Hakim menilai perbuatan terdakwa yang memutilasi pacarnya, Tiara Angelina Saraswati, hingga menjadi 500 bagian sangat tidak manusiawi. 

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Tegas Jenny Tulak menyatakan terdakwa Alvi Maulana terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang Pembunuhan Berencana.

Hakim menegaskan, tidak ada satu pun hal yang meringankan hukuman bagi pria yang tampak bermuka dingin saat memasuki ruang tahanan pengadilan tersebut.

"Perbuatan terdakwa dinilai sangat keji dan tidak berperikemanusiaan karena memotong tubuh korban menjadi ratusan bagian. Selain menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban, aksi ini juga sangat meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan Hak Asasi Manusia," kata Majelis Hakim dalam sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Senin (27/4/2026).

Menanggapi putusan tersebut, kuasa hukum Alvi Maulana, Edi Haryanto, menyatakan tetap mengapresiasi putusan hakim namun memastikan akan menempuh upaya hukum banding. Pihaknya bersikeras bahwa aksi yang dilakukan kliennya terjadi secara spontan tanpa perencanaan. 

"Kami apresiasi majelis hakim, namun kami akan melakukan banding atas vonis ini. Menurut kami perbuatan yang dilakukan terdakwa dilakukan tanpa ada perencanaan sebelumnya," ujar Edi Haryanto usai persidangan.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Alvi Maulana, terdakwa kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi sadis terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati. Vonis ini dibacakan dalam sidang agenda putusan yang digelar pada Senin (27/4/2026) siang.

Hukuman tersebut selaras dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengingat tindakan terdakwa yang dinilai sangat keji dan di luar batas kemanusiaan. 

Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi

Kasus yang sempat menggemparkan Jawa Timur ini terjadi pada 31 Agustus 2025 lalu di sebuah rumah kos di kawasan Lidah Wetan, Surabaya. Tragedi bermula saat terjadi cekcok mulut antara Alvi dan Tiara dipicu keterlambatan Alvi pulang usai mengantar adiknya ke pondok pesantren.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Jadi 500 Bagian Divonis Penjara Seumur Hidup

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal