Aksi Bejat Pimpinan Ponpes di Jombang Terungkap setelah Santriwati Kabur Ketakutan dari Asrama

Tritus Julan
Pimpinan ponpes di Jombang yang diduga mencabuli dan memerkosa para santriwatinya dihadirkan di Mapolres Jombang, Senin (15/2/2021). (Foto: SINDOnews/Tritus Julan)

Usai menerima laporan itu dan laporan dari orang tua korban lainnya, polisi kemudian mengamankan pelaku pada Kamis (11/2/2021) malam. Selain itu sejumlah barang bukti kejahatan juga disita di antaranya sebuah ponsel, pakaian dalam, serta baju-baju milik korban.

Dari hasil pemeriksaan, aksi pelaku memerkosa dan mencabuli santriwati sudah berlangsung selama dua tahun. Pelaku hampir tiap malam ke asrama putri dan korbannya diperkirakan mencapai 15 orang.

"Saat ini korban ada enam orang. Semua sudah kami periksa. Namun keterangan dari saksi, ada sekitar 15 orang. Nanti kami dalami lagi," kata AKP Christian Kosasih.

Berdasarkan keterangan yang diterima pihak kepolisian, SB menjadikan santriwati-santriwati yang mondok di ponpes tersebut menjadi tempat pelampiasan syahwat.

"Pengakuannya sudah dua tahun. Korban pada saat itu (pencabulan dan persetubuhan) rata-rata masih berusia 16-17 tahun," kata Kosasih.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal