Menurut warga sekitar, Tri dikenal sebagai pribadi yang biasa-biasa saja. Hanya saja, pelaku sekeluarga memang kurang berinteraksi dengan warga. "Selama ini tidak ada kecurigaan bahwa mereka sebagai pelaku. Hanya memang kurang interaksi dengan warga sehingga kesannya tertutup," kata Ketua RT 8 Tambak Medokan Ayu, Suwito, saat ditemui, Selasa (15/5/2018).
Menurut Suwito, Tri Murtiono yang sehari-harinya bekerja sebagai pembuat teralis dari alumunium, bersama istrinya, Tri Ernawati dan tiga anak baru tinggal di rumah kontrakannya selama kurang lebih empat bulan.
Suwito mengatakan, selama tinggal di rumah kontrakannya, pelaku tidak pernah mengundang banyak orang untuk acara pengajian atau lainnya.