8 Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Pulau Jawa yang Masih Eksis dan Menarik 

Anissa Puspa Kirana
Ribuan warga berebut gunungan dalam Grebeg Maulud di halaman Masjid Agung Solo, Kamis (28/9). (R August)

6. Angkaan Berkat

Acara ini merupakan tradisi yang digelar setiap satu tahun sekali oleh masyarakat Bawean, Gresik dalam memperingati Maulid Nabi SAW. Berbeda dengan gunungan yang dibuat dalam Grebeg Maulud, di Angkaan Bherkat ini, masyarakat Pulau Bawean akan mengisi ember dengan makanan.

Tidak hanya hasil bumi, ember juga diisi lengkap dengan nasi dan lauk pauk hingga peralatan dapur. Pada penghujung acara Maulid Nabi, setelah pembacaan shalawat dan doa, angkaan atau ember tersebut dibagikan atau di barter ke peserta yang mengikuti rangkaian acara.

7. Tradisi Sekaten

Tradisi peringatan Maulid Nabi ini berasal dari Kota Solo dan sudah ada sejak abad ke-15. Tradisi ini juga berkaitan dengan sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Wali Songo di Pulau Jawa. 

Pelaksanaan tradisi Sekaten di ini biasanya digelar dengan serangkaian acara seperti pasar malam di alun-alun kidul selama sebulan penuh. Salah satu pertanda pagelaran Sekaten dimulai yaitu ketika gamelan yang akan diarak ke masjid sudah dibunyikan.

8. Tradisi Weh-Wehan 

Tradisi Weh-wehan atau saling berbagi makanan ini dilakukan oleh masyarakat Kaliwungu, Kabupaten Kendal dan dilaksanakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal yang merupakan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Tradisi ini dimeriahkan dengan teng-tengan atau lampu lampion warna warni yang dipajang di setiap rumah warga. Lampu lampion ini sebagai simbol bahwa lahirnya Rasulullah Muhammad SAW sebagai cahaya yang menerangi dunia, memerangi zaman jahiliah menuju zaman islamiyah atau dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang. 

Itulah delapan daftar tradisi perayaan Maulid Nabi di Pulau Jawa yang masih eksis hingga saat ini. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Abu Vulkanis Menyembur Setinggi 1 Km ke Langit

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal