Lemparan batu yang terjadi itu memang tidak melukai pemain dan official Persik. Namun Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves dan asisten pelatihnya mengalami luka akibat serpihan pecahan kaca.
Divaldo Alves mengalami luka ringan di kepala, sedangkan asistennya luka di tangan. Tim medis yang disediakan panpel sudah memeriksa kondisi keduanya, termasuk keadaan para pemain serta official Macan Putih, julukan Persik Kediri.
"Yang luka pelatih dan asisten, pemain ada di belakang, pemain jarang di depan. Sejauh ini tidak ada luka-luka parah, tim medis sedang mengecek ini. Alhamdulillah semua tim masih luka ringan dan dalam pemeriksaan, kami berterima kasih juga ke pihak-pihak yang membantu kami," ucap Mochammad Syahid Nur Ichsan, selaku Manajer Persik Kediri.
Insiden pelemparan batu ke bus Persik mengubah skema pengamanan tim Persik Kediri yang sedianya masih akan menginap semalam di hotel. Persik diputuskan untuk langsung pulang dari Hotel Grand Miami, Kepanjen, ke Kediri Kota.
"Tim persik berkoordinasi dengan manajemen Arema FC dan kepolisian untuk melakukan pemulangan. Kita berterima kasih ke beberapa pihak yang mendukung (pengamanan dan pemulangan)," ucap Manajer Persik Mochammad Syahid Nur Ichsan.