Di sisi lain, dia mengeluhkan prosedur yang cukup lama karena datang bersama dengan gelombang PMI asal Jatim. Kendati hasil tes menunjukkan negatif, dia masih harus menanti kepastian waktu pulang. "Saya juga bingung karena harus pulang dengan biaya sendiri," katanya.
PMI lain asal Jateng lainnya, Kartini bernasib sama. Perempuan 46 tahun itu akan pulang bersama 14 kawan lainnya dari Pamulang, Kendal, dan Jepara. Sudah empat hari mereka berada di Asrama Haji.
Tangis haru seketika pecah ketika dia dikunjungi dan diajak dialog dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kartini mendapat rezeki uang Rp2 juta dari Gubernur Khofifah. Uang tersebut sebagai biaya ganti sewa travel pulang ke daerah asalnya.
"Terima kasih bu gubernur, karena bisa membantu kepulangan kita dari luar negeri sehingga nanti saya bisa bertemu dengan keluarga,” tuturnya.
Saat sidak, Khofifah meminta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono agar segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jateng terkait prosedur penjemputan PMI dari luar Provinsi Jatim.