4 Anak Terduga Teroris yang Selamat Dapat Pendampingan Khusus

Rahmat Ilyasan
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur akan memberikan pendampingan khusus kepada empat anak pelaku bom bunuh diri yang selamat dalam rentetan ledakan bom di Surabaya. Keempat anak itu, yakni tiga anak pelaku bom bunuh diri di Rusunawa Taman Sidoarjo, dan seorang anak terduga teroris yang meledakkan bom di Mapolrestabes Surabaya.

Mereka saat ini masih dalam perawatan medis dan psikis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Kondisi mereka berangsur-angsur membaik seusai menjalani operasi, khususnya bocah perempuan berinisial AS, anak perempuan dari teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya. Peristiwa penyelamatan AS usai ledakan oleh polisi sempat direkam dengan video amatir.

Selain mendapat perawatan medis, keempat anak itu juga akan menjalani trauma healing di pusat terpadu perawatan ibu dan anak RS Bhayangkara. “Kondisi mereka membaik. Ada keluarganya yang menemani selama dalam ruang perawatan. Ada neneknya, pamannya, semuanya sehat dan sudah sadar,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Selasa (15/5/2018).


Perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas mengatakan, akan mendampingi korban dan saksi teror bom. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan polisi untuk melakukan pendampingan, termasuk juga dengan keempat anak teroris tersebut. “Kami masih pengumpulan dan verifikasi data korban. Untuk detailnya belum lengkap, kami agak susah menemui, karena korban masih dalam perawatan,” ujarnya.

Khusus untuk keempat anak terduga teroris, dia mengakui belum bisa menemui mereka dan menunggu dari penyidik. Usai menjalani perawatan medis dan pendampingan psikis, informasinya, keempat anak-anak tersebut akan diserahkan kepada keluarganya masing-masing.

Polisi akan terus mendampingi keluarga anak-anak terduga teroris hingga mereka bisa kembali ke masyarakat. Karena itu, Polda Jatim saat ini membuka akses kepada keluarga untuk menjenguk mereka.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Kasus Wanita Cantik di Surabaya Sekap Ayah Pacar, Tersangka Bertambah Jadi 4 Orang

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Jaringan Surabaya-Pasuruan, 5 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal