3 Tokoh PDIP Berebut Rekomendasi Megawati Maju Pilwali Surabaya 2020

Ihya Ulumuddin
PDIP. (Foto: SINDOnews)

“Kami memastikan tidak ada biaya apapun terkait penjaringan. Sebab bagi PDIP, pilwali merupakan sarana menghasilkan kepemimpinan untuk rakyat, kepemimpinan yang menyejahterakan warga dan bukan ajang transaksional politik,” katanya.

Saat ditanyakan siapa dari ketiga kandidat yang berpeluang mendapat rekomendasi, mantan wartawan ini menjawab diplomatis jika hal itu wewenang DPP PDIP.

“Itu sepenuhnya wewenang Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Apa yang diputuskan Ibu Ketua Umum, seluruh kader harus tegak lurus. DPC PDIP Surabaya hanya sebatas memfasilitasi penjaringan,” ujarnya.

Adi mengungkapkan, Pilwali Surabaya yang akan digelar September 2020 mendatang merupakan ajang demokrasi yang harus dibingkai dengan nilai-nilai edukasi politik bagi publik. Karena itu, pihaknya akan berjuang bersama seluruh elemen rakyat untuk meneruskan kepemimpinan PDIP di Surabaya.

“Selama ini kepemimpinan PDIP di Surabaya terbukti mendapat apresiasi positif dari warga. Tapi perjuangan itu tentunya kami landasi dengan nilai-nilai etik. Kami tidak ingin asal menang, tapi menang dengan membanggakan, yaitu menjadi satu kesatuan gerak dengan rakyat,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Surabaya Bangga atas Kepemimpinan Ganjar Pranowo: Teruji dan Mengayomi 

57 tahun lalu

Antusias, PDIP Surabaya Tancap Gas Sosialisasikan Ganjar ke Kampung-Kampung 

57 tahun lalu

Konsolidasi Kader, PDIP Surabaya Targetkan Hattrick Kemenangan

57 tahun lalu

Sekjen PDIP Sebut Surabaya Jadi Perhatian Khusus di Pilkada Serentak

57 tahun lalu

PDIP Surabaya Kawal Rapat Pleno Data Pemilih di 154 Kelurahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal