Tak hanya itu, korban juga dituding memiliki keterkaitan dengan kejadian banyaknya sapi milik warga yang mati diduga akibat racun pada akhir 2019 lalu.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini kasus ditangani Polres Tulungagung,” katanya, Kamis (24/9/2020).
Hingga pagi tadi, jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Dr Iskak. Berdasarkan pengakuan tetangga, mayoritas warga Desa Nyawangan menolak jenazah korban dimakamkan di desa setempat.