16 Keluarga Eks Kolong Jembatan Senang Tempati Rusunawa: Alhamdulillah di Sini Nyaman 

Ihya Ulumuddin
Iin (hamil) saat dikunjungi Pemkot Surabaya di hunian barunya Rusunawa Sumurwelut, Kamis (20/10/2022). (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Belasan keluarga mengaku nyaman setelah meninggalkan kolong jembatan dan pindah ke rumah susun sewa sederhana (rusunawa). Mereka juga mengaku bersyukur bisa menempati hunian yang lebih baik dan bisa menjalani hidup lebih layak.

Keluarga pasangan suami istri Iin Indriani dan Firmansyah salah satunya. Keluarga ini terpaksa dipindah oleh Pemkot SUrabaya karena selama belasan tahun tinggal di tempat yang sangat tidak layak. 

Tempat yang mereka tinggali beratap beton jembatan tol. Sedangkan lantainya hanya beralas papan kayu. Bukan itu saja, dindingnya pun sebatas kayu triplek.

Kondisi itu tentu tidak nyaman bagi Iin dan Firmansyah. Aalagi, saat ini perempuan 34 tahun itu sedang hamil tua dan memiliki seorang anak balita. 

Hidup belasan tahun di kolong bawah tol, seakan menjadi mimpi buruk bagi keluarga kecil itu. Bagaimana tidak, kualitas udara, lingkungan dan pengaruh sosial di kawasan ini sangat tidak nyaman untuk dijadikan sebuah hunian. 

"Bedo adoh (beda jauh), nyaman di sini. Kalau di sana kan di bawah tol, banyak debu dan di pinggir sungai. Alhamdulillah di sini (rusunawa Sumur Welut) nyaman, tidak khawatir lagi dengan anak saya," kata Iin dan Firmansyah, Kamis (20/10/2022). 

Pasutri yang kesehariannya bekerja sebagai sebagai pengamen itu mengaku tidak ingin kembali lagi tinggal di bawa kolong jembatan tol. Mereka mengungkapkan, ingin hidup seperti masyarakat pada umumnya yang lebih layak. 

Selama tinggal di kolong jembatan tol, pasutri ini mengaku kerap diejek oleh orang karena statusnya yang kurang beruntung. Meski begitu, keluarga kecil ini tak putus semangat walaupun kesehariannya mengamen di jalanan. 

"Kemarin sudah didata pemkot, mau diberi pekerjaan. Saya minta jadi tukang sapu. Kalau saya menganggur, kasihan anak dan istri saya," ujar Firmansyah.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

57 tahun lalu

2 Rumah Mewah Dokter di Surabaya Dieksekusi, Barang Dikeluarkan Paksa

57 tahun lalu

Syahwat Bejat Pelatih Menembak di Surabaya, Lecehkan Atlet di Bawah Umur Berulang Kali

57 tahun lalu

Otak Perusakan Rumah dan Pengusiran Paksa Nenek Elina Dituntut 4 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Aksi Demo di Surabaya Ricuh, Massa Rusak Gedung Grahadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal