13 Maba Universitas Brawijaya Diduga Kesurupan, Pihak Kampus Bantah: Hanya Kelelahan

Avirista Midaada
Universitas Brawijaya. (Foto: Istimewa)

"Kami istilahkan reaksi konvensi. Itu lebih banyak dipengaruhi kondisi psikologis. Kalau di dunia kedokteran orang bilang kesurupan, itu beda mekanisme, ini bukan kesurupan, atau kemasukan jin. Tidak ada kaitannya supranatural, ini ketidakmampuan mengendalikan emosi. Orangnya capek secara fisik atau psikis, sehingga mahasiswa tersebut seperti itu," ucapnya.

Faktor lelah fisik dan psikis inilah yang akhirnya membuat para mahasiswa itu mencurahkan kekesalannya terhadap apa yang dirasakan saat itu. Sehingga membuat mereka berteriak-teriak dan menangis.

"Lebih ke arah berteriak dan protes atau dengan cara menangis. Membuat suasana terhanyut dan muncul beberapa yang tadinya tidak kenapa-kenapa juga turut merasakan," tuturnya.

Sebanyak tiga maba yang sempat dilarikan ke rumah sakit sudah diperbolehkan pulang dan dinyatakan dalam kondisi sehat.

"Sekitar pukul 8 malam sudah pulang semuanya, tiga orang ini sudah komunikasi dengan orang tua dan baik-baik saja dan sudah ikut kuliah," tandasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Pembicara TALKVO 2025, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Advokasi

57 tahun lalu

Heboh Pengibar Bendera One Piece Ditangkap, Guru Besar Hukum UB: Berlebihan

57 tahun lalu

Hewan Kurban Stres Pengaruhi Kualitas Daging, Akademisi UB Bagi Tips Atasi Sapi Kabur

57 tahun lalu

Eks Mahasiswa UIN Malang Mengaku Perkosa Mahasiswi UB Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Viral Mahasiswa UIN Malang Mengaku Perkosa Mahasiswi UB, Ini Kata Kampus dan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal