1 Abad NU: Sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama, Pendiri dan Tujuannya

Kastolani Marzuki
Organisasi massa (Ormas) Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU) akan memeringati 1 Abad NU. (Istimewa)

Sesuai dengan asas dan tujuannya, maka Nahdlatul Wathan mendirikan sebuah madrasah yang memenuhi persyaratan bertempat di Kawatan Gang IV, Surabaya, dan dipimpin oleh KH Mansur. Karena hendak ikut ke dalam Pengurus Pusat Muhammadiyah, pada tahun 1922 M, KH Mansur mengundurkan diri dari Nahdlatul Wathan. 

Untuk mengisi kekosongan, diadakanlah pemilihan yang kemudian jatuh pada KH Abdul Halim Leuwimunding, dengan pemimpin bagian ulama KH Wahab Hasbullah. KH Wahab Hasbullah dengan KH Hasyim Asyari memiliki hubungan yang sangat dekat, meski selisih usianya 17 tahun.

Selain hubungan guru dan santri, juga dilandasi hubungan keluarga yang tidak jauh. KH Wahab Hasbullah dan KH Hasyim memiliki datuk yang sama, yaitu KH Abdussalam (Mbah Shihah), Pendiri Pesantren Tambakberas. 

Sebagai yang lebih muda, KH Abdul Wahab sering berkunjung sowan kepada KH Hasyim Asy'ari di Tebuireng. Bakat sebagai aktivis organisasi mendorong KH Wahab Hasbullah mengadakan pertemuan di Langgar Haji Musa Kertopaten, Surabaya, untuk membahas faham Wahabi yang melanda Hijaz. 

Tokoh dan Pendiri NU

Dalam pertemuan itu hadir para tokoh Nahdlatul Wathan dan Syubbanul Wathan, juga tokoh sepuh KH Hasyim Asyari yang saat itu berusia 55 tahun. Kemudian dibentuklah Komite Hijaz. Eksponen-eksponen dalam Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Syubbanul Wathan, pada hakekatnya satu arah, satu orientasi baik dalam akidah maupun ibadah, juga satu dalam aspirasi kemasyarakatan berlebur dalam ikatan Komite Hijaz di bawah pimpinan KH Wahab Hasbullah, KH Hasyim Asyari, KH Bisri Syansuri, KH Ridwan (Semarang), KH R Asnawi (Kudus), KH Nawawi (Pasuruan), KH Nahrawi (Malang) dan KH Mas Alwi Abdul Aziz (Surabaya), serta beberapa kiai lainnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal