Wedang Kacang Kapuran, Manisnya Lengkapi Suasana Sore Kota Semarang

Taufik Budi
Kuliner wedang kacang kapuran, minuman khas sebuah warung tenda di Jalan Ki Mangunsarkoro, kawasan Kapuran, Kota Semarang. Foto: iNews/Taufik Budi.

“Dalam sehari, rata-rata bisa menghabiskan delapan kilogram kacang tanah dan delapan kilogram kacang hijau,” kata Tuminah, pemilik wedang kacang kapuran. 

Sebanyak 150-200 porsi ludes selama jam operasional mulai pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB. Harganya Rp8.500 per mangkuk. Selain wedang, terdapat pula beragam camilan.  

Seperti pisang goreng, tahu bacem, lumpia, dan makanan ringan lainnya. Semuanya merupakan masakan sendiri agar kualitas rasa tetap terjaga. Dalam rangka menjaga kualitas, selama puluhan tahun juga tidak membuka cabang. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
6 jam lalu

Terekam CCTV! Pemuda di Semarang Diserang Celurit lalu HP Dirampas di Depan Rumah

2 hari lalu

Tragis! Ayah Naik Motor Bonceng 2 Anak ke Sekolah Tertabrak Kereta di Semarang, 1 Tewas

7 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

20 hari lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

26 hari lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal