Waspadai Covid-19 Varian Mu, 2 Dosen Fakultas Kedokteran UNS Ingatkan Hal Ini

Ary Wahyu Wibowo
Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: Ist.

Dua sistem imun itu dinilai sama-sama penting. Sebab, dengan adanya dua sistem imun tersebut membuat tubuh menjadi semakin mudah mengenali virus yang masuk.

Oleh sebab itu, ia menilai tidak tepat jika ada orang yang menolak divaksin Covid-19 karena merasa sudah memiliki antiobodi.

“Ibaratnya, imunitas bawaan seperti tentara garis depan. Dari lahir perlu dilatih, tapi untuk antibodi sifatnya baru ada ketika ketemu benda asing, entah virus atau bakteri. Nanti, ketika virus X masuk, antibodi kita mengenal, langsung hancurkan,” katanya.

Berkenaan dengan beragamnya varian baru Covid-19, ia menyebut semakin banyak mutasi yang dilakukan suatu virus, maka tingkat keganasannya semakin berkurang.

Namun, ia meminta masyarakat  tidak lengah. Sebab, walau tingkat keganasan varian baru Covid-19 dinilai akan berkurang, namun potensi penularannya tetap ada.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Sindikat Joki UTBK di Surabaya, Tarif Tembus Rp700 Juta demi Lolos Kedokteran

57 tahun lalu

Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,5 Guncang Bantul Jogja, Getaran Dirasakan Kuat hingga Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal