Warga Rembang Heboh, Puluhan Ular Berbisa Ditemukan di Dekat Saluran Air

Musyafa
Ular hijau yang ditangkap di Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Foto: iNews/Musyafa Musa.

Ular selanjutnya dimasukkan ke dalam karung dan dievekuasi menuju tempat yang jauh dari permukiman penduduk.

Dikatakannya, ular jenis ini tergolong unik karena tidak bertelur dan menetas. Namun induk betina langsung beranak yang jumlahnya bisa mencapai puluhan ekor. Selesai beranak, induk betina umumnya mati.

“Satu-satunya ular yang beranak ya ini, bukan bertelur,” kata Teguh.

Ular hijau ekor merah memiliki kadar bisa cukup tinggi dan mematikan. Mereka lebih aktif pada malam hari.

“Kalau siang hari akan berdiam diri karena tidak bisa melihat secara sempurna. Aktifnya justru ketika malam hari,” ucapnya. 

Fase perkembangbiakan ular biasanya terjadi saat memasuki musim penghujan, mulai bulan November hingga Februari. Untuk itu, perlu kewaspadaan, utamanya bagi warga yang tinggal di titik-titik rawan habitat ular.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Remaja di Bogor Tewas Dipatuk Ular Weling, 1 Korban Kritis

57 tahun lalu

Ngeri! Dengar Suara Berdesis, Warga Metro Panik Ternyata Kobra Sembunyi di Bawah Ranjang

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Rembang, Truk Tronton Tabrak 3 Motor 1 Tewas

57 tahun lalu

5 Remaja Pendaki Gunung Argopuro Hilang Tersesat, Ditemukan di Tepi Jurang

57 tahun lalu

Isi Kuliah di Ponpes Gus Baha, Anies Baswedan Tanggapi Dorongan Masuk Capim KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal