Soal fitnah bahwa Jokowi anti-Islam, Ida menjelaskan, mantan wali kota Solo itu membangun berbagai universitas Islam. Jokowi pula yang menetapkan adanya Hari Santri.
“Soal PKI, Pak Jokowi lahir tahun 1961. PKI melawan negara pada tahun 1965. Masak balita sudah ikut-kutan,” ujarnya.
Mengenai tudingan kriminalisasi ulama, Ida menegaskan Jokowi sudah memberi bukti dengan menggandeng sosok seorang kiai untuk maju dalam Pilpres.
“Soal jadi antek asing? Nyatanya di era pak Jokowi, negara ini mampu memiliki saham mayoritas di Freeport yang sebelumnya banyak dikuasai negara lain,” katanya.
Menurut Ida, warga NU harus yakin bahwa Indonesia akan semakin maju. Karena itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf harus menang dalam Pilpres. Kiai Ma’ruf juga kader terbaik NU.