Para pengungsi saat ini tersebar di berbagai lokasi. Mereka menempati rumah warga, majelis taklim, sekolah, hingga pondok pesantren yang berada di sekitar wilayah terdampak bencana tanah bergerak Padasari.
Kehadiran Wapres Gibran disambut hangat oleh warga. Mereka berharap pemerintah dapat mempercepat penanganan serta memberikan solusi jangka panjang atas bencana tanah bergerak Padasari yang terus meluas.
Warga juga berharap pemerintah segera melakukan relokasi ke hunian yang lebih layak dan aman. Kondisi rumah yang terus mengalami kerusakan membuat warga khawatir terhadap keselamatan mereka.
Kepala Desa Padasari, Mashuri, mengatakan jumlah rumah warga yang terdampak terus bertambah. Dia menyebut hampir 500 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat bencana tanah bergerak Padasari.
“Data kerusakan rumah ini semakin hari kian bertambah,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).