"Bukan, ini bukan klitih. Nanti hasil pemeriksaan akan kami sampaikan tentang perkara apa ini, masih didalami. Yang jelas ada unsur penganiayaan, tetap akan kami lakukan proses hukum. Yang jelas tadi malam diamankan sajam tapi kepemilikanya masih didalami," katanya.
Menurutnya, kejadian tersebut berawal dari sekelompok orang dari luar memasuki wilayah Magelang dari arah Purworejo. Lalu, melewati bundaran Salaman, Kabupaten Magelang. Di tempat itu, mereka melihat ada sekelompok orang yang sedang nongkrong. Kemudian didatangi dan langsung melakukan tindakan pemukulan dan penganiayaan.
Tidak berhenti di situ, setelah melakukan pemukulan. Sekelompok orang ini, berpindah tempat lagi di daerah dekat lapangan tembak Salaman.
"Di situ, mereka mendapati warga yang sedang berkumpul lalu memukuli warga itu lagi. Para pelaku ini pun dikejar dan diamankan warga di lokasi sekitar Borobudur. Atas kejadian ini, sebanyak dua korban mengalami luka-luka, tidak ada korban jiwa," urainya.
Adapun, kelima orang yang diamankan tersebut diserahkan oleh warga ke Polsek terdekat. Atas hal ini, Kapolres Magelang turut mengapresiasi tindakan warga yang tidak main hakim sendiri.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu pihak kepolisian dalam menjaga kamtibmas di wilayah borobudur dan sekitarnya dengan mencegah dan mengamankan para pelaku selanjutnya untuk diproses lebih lanjut," katanya.