Unik, Pesantren di Kudus Buat Klepon Hijrah Berisi Kurma

Ahmad Antoni
Tampilan klepon berisi kurma (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Pimpinan BLKK Al Mawaddah, Sofiyan Hadi menyatakan makanan bukan hanya soal rasa, namun juga simbol budaya. Klepon mampu menembus sekat-sekat sosial, budaya, maupun agama. Hal tersebut terbukti klepon dapat menyentuh lidah berbagai macam kelas, tanpa gengsi sosial yang membuatnya menjadi konsumsi semua kalangan.

“Karena itu yang menghujat makanan klepon adalah penghianat sosiokultural,” ujarnya.

Seperti diketahui, postingan kue klepon Tidak Islami mendadak viral dan ramai jadi perbincangan, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Beragam komentar pun terus bermunculan dengan berbagai penilaian sejak munculnya postingan yang mengaitkan makanan tradisional itu dengan agama.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Jakarta Kudus Menghindari Banjir Semarang, Pilihan Wajib Saat Pantura Lumpuh Total!

57 tahun lalu

Identitas Pendaki Tewas Jatuh ke Jurang Gunung Muria, Mahasiswi Jekulo Kudus

57 tahun lalu

Kronologi Pendaki Tewas Jatuh ke Jurang Gunung Muria, Terpeleset saat Ambil Foto

57 tahun lalu

Rohani Anggota DPRD NTB dari Partai Perindo Dorong Pengembangan Kurma di Lombok Utara

57 tahun lalu

7 Tempat Nongkrong di Kudus, Nomor 2 Tersedia Menu Sangat Digemari Warga Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal