1.119 Pasangan di Batang Bercerai saat Pandemi Covid-19, Ekonomi Jadi Masalah Utama

Suryono Sukarno
Ilustrasi (Foto: Antara)

BATANG, iNews.id - Selama pandemi Covid-19 angka perceraian di Kabupaten Batang, Jawa Tengah meningkat. Terhitung enam bulan terakhir kurang lebih sebanyak 1.119 berkas perceraian yang sudah diputus hakim pengadilan agama.

Dari pantauan iNews, kantor Pengadilan Agama Kelas 1 Batang dipadati warga yang mengurus perceraian. Bahkan mereka harus mengantre hingga ke luar gedung.

Hal tersebut sesuai aturan protokol kesehatan selama adaptasi kebiasaan baru jumlah pengunjung dibatasi. Sebagian dari mereka ada yang datang sendiri dan didampingi pengacara.

Salah alasan pasangan mengajukan cerai yakni perekonomian keluarga terpuruk sehingga memicu pertengkaran. Salah satu pengacara bahkan ada yang membawa berkas lima perkara sekaligus. Padahal biasanya hanya 10 orang dalam satu bulan.

"Sebelum ada pandemi memang sudah banyak. Tapi gara-gara pandemi jadi tambah banyak. Nomalnya ya 10 dalam sebulan, ini sampe 20 perkara," ucap pengacara Mei Restikowati, Selasa (28/7/2020).

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minibus Rombongan Seni Warok Masuk Jurang di Batang, 9 Orang Luka-luka

57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Kawanan Lebah Mengamuk di Batang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ini Kata Kuasa Hukum Atalia Praratya soal Inisial AK, LM dan SM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal