Jika Alquran itu jadi, akan ada 600 keping marmer dengan berat total sekira 14 ton untuk 30 juz. Di bulan suci Ramadan, Alquran berbahan marmer ini menjadi perhatian masyarakat usai menunaikan salat di masjid tersebut. Jemaah sebagian hanya melihat dan menikmati keindahanya namun sebagian besar lainnya membaca sambil menyimaknya .
“Saya sangat senang melihat dan membaca Alquran dari marmer ini karena indah dan mudah dibaca juga unik. Alquran jenis kertas berisiko rusak, terlebih saat ini makin banyak Alquran jenis digital, namun kalau dari marmer akan awet sampai ratusan bahkan ribuan tahun," kata warga dan jamaah Masjid Al Muhtarom Riyanto.
Alquran marmer dipajang di Masjid Al-Muhtarom sudah banyak manfaatnya, baik dibaca maupun untuk belajar anak-anak TPQ . Selain untuk dibaca dan disimak, hal ini salah satu upaya mengabadikan kitab suci umat Islam tersebut.
Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone.com: Melihat Hiruk-pikuk Dapur Umum di Masa Pandemi Corona