"Cov-19 ini bukan soal urusan diri sendiri, tetapi juga menjaga sekelilingnya, ini yang harus benar-benar dipahami agar bisa lebih peduli," ujarnya.
Terkait kasus ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengakui, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Semarang saat ini terus bertambah jumlahnya. Salah satu yang menjadi sorotan yakni klaster Pasar Kobong.
"Dari yang kita temukan awal, dalam proses tracking yang dilakukan, 1 penderita di sana kontak erat dengan lainnya ada yang hingga 4 sampai 6 orang, bahkan 11 orang," ujarnya.