Namun Slamet tidak bisa diselamatkan karena tidak ada air untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya. Korban diduga terpeleset dan jatuh hingga tidak sadarkan diri ketika sedang membersihkan lereng kebun bambunya.
“Sedangkan di bagian bawah sudah ada kobaran api pembakaran daun kering dan ranting hingga akhirnya tubuhnya terbakar," kata Ady.
Terkait dengan kejadian tersebut, Candra mengatakan Pemerintah Desa Semedo segera menghubungi Kepolisian Sektor Pekuncen yang ditindaklanjuti dengan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara.
Tim Inafis Kepolisian Resor Banyumas yang tiba di lokasi kejadian segera memeriksa kondisi korban dibantu petugas Puskesmas Pekuncen.
Setelah dilakukan pemeriksaan, Tim Inafis merekomendasikan agar jenazah Pak Slamet dibawa ke RSUD Prof Dr Margono Soekardjo, Purwokerto, untuk pemeriksaan lanjutan.
"Kami dari Tagana Kabupaten Banyumas dan Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas segera mengevakuasi jenazah Pak Slamet ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo," katanya.