Benturan keras mengakibatkan pengendara dan kedua penumpangnya terpental hingga ke pembatas jalan. Warga bersama petugas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban menggunakan ambulans ke RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Polisi menduga sepeda motor tersebut menerobos palang pintu perlintasan saat kereta api akan melintas. Kedua korban anak diketahui mengenakan seragam sekolah dasar ketika kejadian berlangsung.
Akibat kecelakaan itu, sepeda motor rusak parah, terutama di bagian belakang.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menyatakan masinis telah membunyikan klakson sebagai peringatan sebelum tabrakan terjadi.
"PT. KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut. PT KAI mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan raya untuk lebih displin ketika berlalu lintas," ujar Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Semarang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.