Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

Eddie Prayitno
Setiap memasuki bulan Maulud, masyarakat Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan tradisi unik. (Foto: Eddie Prayitno).

KENDAL, iNews.id  – Setiap memasuki bulan Maulud, masyarakat Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan tradisi unik yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Tradisi ini dikenal dengan nama Weh-wehan atau Ketuwin, yang berarti saling memberi. 

Tradisi ini juga diyakini hanya ada di Kaliwungu dan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh warga setempat. Pantauan di lokasi, Kamis (4/9/2025) suasana kampung di Kaliwungu berubah semarak saat sore hari. 

Anak-anak berpakaian rapi berkeliling kampung usai salat Ashar sambil membawa makanan. Di depan rumah-rumah warga, aneka makanan dan minuman disajikan bukan untuk dijual, melainkan untuk dibagikan dan ditukar dengan sesama warga. 

Tradisi ini dinilai menjadi simbol kebahagiaan dan bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kepala Desa Krajan Kulon, Abdul Latif menyampaikan, tradisi Weh-wehan berawal dari kebiasaan orang tua zaman dahulu dalam menyambut bulan Maulud. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gerebeg Maulud, Warga Rebutan 6 Gunungan di Keraton Yogyakarta

57 tahun lalu

Tradisi Grebeg Maulud, Ribuan Warga Berebut Gunungan di Pelataran Masjid Agung Solo

57 tahun lalu

Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Longsor Tebing di Kendal Tutup Aliran Sungai, Banjir Bandang Intai Permukiman Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal