Tradisi Syawalan, Warga Pekalongan Gelar Makan Lontong Lodeh Bersama

Suryono Sukarno
Warga Pekalongan menggelar lutisan atau rujak buah merayakan tradisi Syawalan. (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Perayaan Syawalan atau tujuh hari setelah Lebaran menjadi momen yang paling ditunggu masyarakat di Kabupaten Pekalongan. Dalam tradisi itu, warga menggelar lutisan atau rujak buah dan makan lontong lodeh bersama.

Acara tahunan yang dilakukan ini untuk mempererat silaturahmi antar warga. Anak-anak hingga orang tua melebur jadi satu menikmati hidangan yang enak dan segar serta unik ini.

Warga menikmati dan senang dengan perayaan syawalan yang dilakukan dengan makan bersama lontong lodeh dan lutisan atau rujak buah. 

"Setelah puasa sunah syawal, hari ke-7 warga sholat tasbih di mushala lalu menyipakan makanan berupa lontong lodeh dan lotisan atau rujak buah," kata Ketua RT Pekuncen, Saifudin, Minggu (31/5/2020).

Persiapan dilakukan oleh para ibu- ibu, memasak aneka makanan ini seperti lontong, sayur lodeh, lauk, gorengan, urap, sambal. Warga juga menyiapkan buah untuk dijadikan lotis atau rujak buah dan minuman segar es sirup.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Libur Panjang, Pantai Wonokerto Pekalongan Dipadati Ribuan Wisatawan

57 tahun lalu

Polisi Musnahkan Ribuan Petasan hingga Balon Udara Hasil Sitaan di Pekalongan

57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal