Tradisi Perang Obor di Jepara, Warga Saling Serang Gunakan Obor Tanpa Pilih Lawan

Alip Sutarto
Sejumlah warga terlibat saling pukul dengan obor dalam tradisi perang obor di Desa Tegalsambi, Kabupaten Jepara, Senin (5/6) malam. (Alip Sutarto)

“Penyakit hewan ternak sembuh setelah dua tokoh Mbah Gemblong dan Kiai Babatan terlibat saling pukul dengan menggunakan obor dari pelepah kelapa dan daun pisang yang dibakar,” katanya.

Perang obor menjadi bagian tradisi sedekah bumi warga Desa Tegalsambi Jepara yang digelar setiap tahun tepatnya hari Senin pahing di bulan Zulkaidah.

Tradisi ini menjadi warisan leluhur yang harus dijaga karena telah menjadi aset budaya daerah dan nasional.

Karena kemeriahannya, perang obor mampu menggerakkan destinasi wisata lain yang ada di Desa Tegalsambi termasuk di antaranya wisata pantai.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Bersepeda, Plt Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi yang Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata ‎

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jepara, WNA China Mabuk Diamuk Massa usai Tabrak Lari Pemotor

57 tahun lalu

Keji! Pria di Jepara Bakar Mantan Istri dan Mertua gegara Ditolak Rujuk, 1 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal