Tradisi Lebaran di Jawa Tengah, Grebeg Syawal Keraton Solo hingga Larungan Kepala Kerbau

Tim iNews.id
Ratusan warga berebut gunungan dalam tradisi grebeg syawal di halaman depan Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta. (foto: Ahmad Antoni)

8. Kirab Gunungan Ketupat di Klaten
Di Kabupaten Klaten, acara lebaran ketupat disebut Grebeg Syawal. Acara ini digelar di Desa Krakitan Kecamatan Bayat dekat kawasan wisata apung Rowo Jombor. Acara Kirab Gunungan Ketupat digelar di Bukit Sidoguro atau Bukit Turis dekat Rowo Jombor.

9. Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang
Di Semarang juga ada traadisi Syawalan bernama Sesaji Rewanda. Ratusan monyet tau kera yang ada di Goa Kreo diberikan berbagai macam buah-buahan. Acara ini digelar warga kampung Talun kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Semarang.

10. Tradisi Arak Ratusan Ekor Sapi di Boyolali
Tradisi lebaran ketupat di Boyolali, warga arak ratusan ekor sapi keliling kampung. Ratusan ekor ternak sapi yang dipelihara warga diarak keliling kampung mengikuti upacara tradisi Lebaran Ketupat di Dukuh Mlambong Desa Sruni Kecamatan Musuk Kebupaten Boyolali. Tradisi diawali dengan berdoa bersama dilanjutkan makan kenduri di sepanjang jalan utama Desa Sruni. Acara ini diikuti seluruh warga yang mayoritas kehidupannya sebagai peternak sapi dan kambing. Ada lebih 250 ekor lebih ternak dengan diiringi kelompok musik gamelan khas Jawa reog untuk diarak keliling kampung Selain itu, masyarakat setelah melakukan doa bersama dan kenduri, kemudian mereka pulang ke rumah masing-masing mengambil ternaknya dibawa ke jalan utama desa untuk berkumpul. 

Itulah 10 tradisi Lebaran di Jawa Tengah yang hingga saat ini masih tetap dilestarikan oleh masyarakat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

57 tahun lalu

Rute Kirab Penobatan Raja Baru Keraton Solo, Gusti Purbaya Dilantik Jadi Pakubuwono XIV

57 tahun lalu

Keraton Solo Memanas, Penobatan Gusti Purbaya sebagai PB XIV Diprotes Keluarga

57 tahun lalu

Melayat Raja Solo PB XIII, Sri Sultan Doakan Regenerasi Berjalan dengan Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal