Tradisi Lebaran di Jawa Tengah, Grebeg Syawal Keraton Solo hingga Larungan Kepala Kerbau

Tim iNews.id
Ratusan warga berebut gunungan dalam tradisi grebeg syawal di halaman depan Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta. (foto: Ahmad Antoni)

3. Tradisi SyawalanLopis Raksasa di Pekalongan
Tradisi Syawalan yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kota Pekalongan ini sudah dimulai sejak 130-an tahun yang lalu. Hal paling menarik dalam pelaksanaan tradisi ini adalah dibuatnya Lopis Raksasa yang akan dibagikan dan diperebutkan.

4. Tradisi Syawalan Kupat Jembut di Semarang
Kota Semarang yang memiliki tradisi syawalan unik yakni warga membagikan kupat jembut. Makanan kupat ini dalamnya berisi tauge. Tradisi syawalan kupat jembut telah berlangsung sekitar tahun 1950-an. Tradisi ini merupakan simbol kesederhanaan karena dilakukan saat warga usai perang ingin memperingati Lebaran dengan bahan makanan sederhana ketupat diisi tauge sebagai bentuk keprihatinan.

5. Tradisi Larungan Kepala Kerbau di Demak
Di Demak juga ada sedekah laut yang merupakan tradisi rutin digelar masyarakat Kabupaten Demak pada hari ketujuh setelah Lebaran. Ritual larungan kepala kerbau di laut ini menjadi puncak acara Syawalan Demak yang bertujuan sebagai rasa syukur sebagai nelayan atas limpahan rezeki dari Tuhan yang Maha Esa.

6. Larung Ketupat dengan Puluhan Kapal di Jepara
Di Kabupaten Jepara, lebaran ketupat atau bakda kupat digelar dengan melakukan prosesi larung ketupat di perairan laut Jawa. Tradisi turun temurun ini disebut Lomban. Puluhan kapal nelayan mengiringi tradisi lomban atau syawalan/lebaran ketupat di Laut Jepara. Tradisi ini digelar pada hari ke tujuh Idul Fitri ini sebagai ungkapan syukur masyarakat atas limpahan rezeki yang diberikan Tuhan. Prosesi diawali dengan mengarak perahu kecil berisi kepala kerbau dan hasil bumi. Perahu ini kemudian dibawa ke tengah laut untuk dilarung. Puluhan kapal milik nelayan dan warga Jepara turut mengiringi prosesi hingga ke tengah lautan di perairan Laut Jepara. Satu kapal bisa diisi 10-30 orang warga.

7. Tradisi Lotisan dan Makan Lontong di Pekalongan
Untuk melestarikan tradisi syawalan, sejumlah warga Pekalongan menggelar lotisan atau rujak buah dan makan lontong lodeh lengkap dengan aneka lauk pauk bersama-sama. Acara tahunan tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi antar-warga. Anak-anak hingga orang tua 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

57 tahun lalu

Rute Kirab Penobatan Raja Baru Keraton Solo, Gusti Purbaya Dilantik Jadi Pakubuwono XIV

57 tahun lalu

Keraton Solo Memanas, Penobatan Gusti Purbaya sebagai PB XIV Diprotes Keluarga

57 tahun lalu

Melayat Raja Solo PB XIII, Sri Sultan Doakan Regenerasi Berjalan dengan Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal