Tradisi Ketok Pintu Awali Imlek di Pecinan Semarang, Potong Tumpeng dan Doa Bersama

Antara
Tokoh Tionghoa Semarang bersama Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu saat upacara Ketok Pintu sebagai rangkaian perayaan Imlek di Kelenteng Tay Kak Sie Semarang. (Antara)

"Kami tidak hanya berdoa kepada dewa di kelenteng, namun juga selamatan serta menaikkan doa dalam Agama Islam," katanya.

Rangkaian upacara Ketok Pintu dilanjutkan dengan berkeliling ke sekitar Pecinan Semarang untuk menyerahkan tebu dan terong susu ke seluruh kelenteng yang berada di kawasan itu.

Tebu dan terong susu, kata dia, melambangkan kelimpahan yang diharapkan selalu ada sisa di tiap tahunnya.

Sementara Plt Wali Kota Semarang Hevearita G.Rayahu mengatakan tradisi ini merupakan satu simbol yang menyatakan semua suku, agama, ras. "Tradisi ini harus terus kita rawat bersama," katanya.

Rangkaian perayaan Imlek di Pecinan Semarang tersebut akan dimulai pada 20 hingga 22 Januari 2023.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kota Lama Semarang Dikunjungi 222 Ribu Wisatawan selama Libur Lebaran

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Rayakan Tahun Baru, 2 Kelompok Pemuda Saling Serang dengan Petasan dan Kembang Api di Gowa

57 tahun lalu

Countdown to Love: Rayakan Malam Tahun Baru Penuh Romansa dan Keajaiban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal