Tolak Impor Beras, Begini Jeritan Hati Petani Boyolali ketika Harga Gabah Anjlok

Tata Rahmanta
Petani di Kabupaten Boyolali saat panen padi. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Khabar rencana impor beras oleh pemerintah membuat kalangan petani di Kabupaten Boyolali resah. Mereka merasa semakin terpuruk karena harga gabah kini tengah anjlok. 

Saat panen raya, harga gabah tingkat petani turun sekitar Rp800 per kilogram. Harga gabah kini hanya Rp3.700 per kilogram. Sementara ketika akhir Februari lalu, harga gabah masih sekitar Rp4.500 per kilogram. 

Petani merasa rugi karena harga jual tidak sebanding biaya produksi. Petani hatinya semakin gundah setelah mendengar kabar bahwa pemerintah akan impor beras dari luar negeri.

“Setiap satu patok sawah, biaya tanam padi sudah mencapai Rp1,7 juta. Belum termasuk biaya perawatan selama empat bulan. Sedangkan harga jual panen hanya sekitar 2,5 juta,”  kata Irfan Sutrisno, salah satu petani Boyolali. 

Para petani mendesak pemerintah membatalkan rencana impor beras. Pemerintah diminta membeli gabah petani dengan harga layak karena saat ini masuk musim panen raya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal