“Pada Sabtu sore, Pos Pendakian Permadi menerima informasi satu pendaki tewas di bawah puncak Gunung Slamet. Namun tim SAR baru melakukan evakuasi korban tewas pada Minggu karena terkendala badai di puncak Gunung Slamet,” katanya.
Mukmin menuturkan, proses evakuasi jenazah korban mengalami kendala akiibat cuaca buruk di puncak Gunung Slamet. Kondisi itu membuat tim SAR kesulitan menandu jenazah korban.
“Butuh waktu enam jam dari puncak menuju pos pendakian Permadi Guci, Kecamatan Bumijawa,” ucapnya.