Jenazah diletakkan diatas bronjong sepeda motor terekam di kawasan simpang empat Kecamatan Simo.
"Jadi orang yang membawa jenazah itu ada gangguan jiwa. Jenazah itu mau dimakamkan sendiri oleh anaknya. Karena warga curiga kemudian ditolong, disucikan, dan dimakamkan," katanya, Jumat ( 30/10/2020).
Informasi yang didapat, Ginem Suharti sehari-hari tinggal bersama putrinya, Sri Sumiyati di Dukuh Bantulan, Kelurahan Jembungan Kecamatan Banyudono, Boyolali.
Karena usianya sudah lanjut, Ginem Suharti pun sering sakit. Sebelum akhirnya meninggal dunia.
Mengetahui ibunya meninggal, anak lelaki dari Ginem Suharti, Sutejo, membawa jenazah ibunya dengan menggunakan sepeda motor dari Dukuh Bantulan, Kelurahan Jembungan Kecamatan Banyudono menuju Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo.