Teror Siswi Tak Pakai Jilbab di SMA Sragen, Begini Pengakuan Orang Tua Korban

Joko Piroso
Kepala SMAN 1 Gemolong Suparno saat memberikan pemahaman kepada siswi terkait jilbab. (Foto: iNews/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id – Kasus teror yang diduga dilakukan pengurus kerohanian Islam (Rohis) SMA 1 Gemolong, Sragen terhadap siwi berinisial ZDA karena tak memakai jilbab mengusik kenyamanan orang tua korban.

Ayah ZDA, Agung Purnomo menuturkan, anaknya terus mendapat teror melalui pesan WhatsApp (WA) dari pengurus Rohis. Dia awalnya membiarkan pesan spam yang masuk ke ponsel anaknya.

Namun, lama kelamaan pesan yang dikirimkan menjurus kasar. Inti pesannya adalah mengingatkan ZDA untuk mau menjalankan syariat Islam, yakni dengan mengenakan jilbab.

"Hampir setiap hari pesan itu masuk ke nomor ponsel, sehingga anak saya merasa terganggu," kata Agung, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA: Siswi SMA di Sragen Diteror karena Tak Pakai Jilbab, Begini Respons Ganjar Pranowo 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cetak Pemimpin Berkarakter, Kemenag Gandeng Rohis Se-Indonesia di Pesantren Ramadan

57 tahun lalu

Viral Caleg Gagal di Subang Diduga Bongkar Jalan Bantuan hingga Teror Warga Pakai Petasan

57 tahun lalu

Sumbawa Gempar, Warga Temukan Bayi Dalam Kardus Dibungkus Jilbab Hitam di Depan Toko 

57 tahun lalu

BKD Akan Beri Sanksi Oknum Guru Perundung Siswi SMA di Sragen gegara Tak Pakai Jilbab

57 tahun lalu

Kasus Siswi di Sragen Dibully gegara Tak Pakai Jilbab, Orang Tua Korban Lapor ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal