Teror Bom Molotov di Sleman Belum Terungkap, Terkendala Minimnya Saksi Mata

Kuntadi
Tim Puslabfor melakukan olah TKP rumah yang menjadi korban pelemparan bom molotov di Sleman. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

“Kasus ini cukup meresahkan masyarakat, makanya akan menjadi prioritas,” ucapnya.

Kapolres mengatakan wilayah Gamping memang rawan terhadap kejadian kriminal. Untuk mencegah teror berulang, Polsek Gamping diminta meningkatkan patroli. Khususnya di beberapa wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan kriminal.

“Kejadian kemarin itu hanya sebagian terbakar. Kalau terbakar semua? Kalau lagi tidur, ada korban? Itu lebih bahaya lagi, makanya itu jadi fokus kami,” ujar Kapolres.

Rumah milik Sularto di Pedukuhan Pasekan Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, pada Rabu (11/12/2019) dini hari, menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Warga sempat melihat dua orang pelaku mengendarai sepeda motor. Namun warga yang mencoba mengejar pelaku, tidak berhasil menangkapnya. Selain teror bom molotov, prioritas kasus kriminal tahun 2020 di Sleman adalah kejahatan jalanan begal (klitih) dan kisruh supporter.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal