Terima Aduan Bantuan Tak Tepat Sasaran, Hendi Minta Lurah-Camat Tak Beri Data Abal-abal

Dimas Yuli
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menghadiri rapat koordinasi daerah tentang pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). (Ist)

Dia mengatakan, Napoleon Bonaparte berkata bahwa War is 90 persen information. Berkaca dari hal tersebut apa yang akan dilakukan oleh BPS tingkat nasional termasuk di Kota Semarang, perlu melihat semua data. 

“Potret dari seluruh data kependudukan di Indonesia termasuk yang ada di Semarang supaya kita dapat memenangkan perang untuk mengangkat masyarakat kita  menjadi lebih baik dan sejahtera," ujar Hendi.

Dia menekankan jika ini menjadi catatan penting terutama untuk camat dan lurah. Dirinya mengarahkan lurah dan camat agar bekerja sama dengan tim pendata untuk tidak sekadar mengumpulkan data abal-abal atau Asal Bapak Senang (ABS). 

Hendi juga meminta lurah dan camat untuk memastikan bahwa tim pendata mewakili respondennya dengan jujur. "Mungkin ada yang khawatir bahwa output-output tim pendataan dan responden akan memberikan dampak yang tidak bagus. Contohnya, mengaku tidak bekerja, padahal bekerja. Mengaku belum pakai gas LPG, padahal sudah pakai. Itu sangat berpengaruh," ujar Hendi.

"Maka di situlah fokus pertemuan lurah dan camat sebagai tim pendamping pendataan sangat perlu supaya data-data ini dapat diperoleh dengan baik, rigid, detail, dan nanti bisa menjadi sebuah analisis terkait kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah baik pusat, provinsi maupun daerah," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal