Agus menjelaskan, telur infertil ini sebenarnya layak dikonsumsi. Akan tetapi telur infertil lebih cepat membusuk karena berasal dari ayam betina yang sudah dibuahi pejantan.
Menurtu Agus, antara telur infertil dengan dengan telur ayam negeri ukurannya sama. Ciri paling mencolok yakni warna telur infertil lebih pucat atau putih.
“Kalau telur ayam peternak itu coklat atau putih agak kecoklatan. Sementara ciri telur ini putih atau pucat. Kalau telur ayam peternak di suhu normal bisa 30 hari. Telur ini hanya bisa seminggu saja bisa bertahan,” katanya.
Kasus penjualan telur infertile di Pasar Wage itu kini ditangani Satgas Pangan Polresta Banyumas. Telur infertil yang masih tersisa dari total 200 kilogram yang dijual sudah dibawa petugas ke Mapolresta Banyumas.