Tata Cara Sholat Istighosah Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doanya

Punta Dewa
Tata cara sholat Istighosah lengkap dengan bacaan niat dan doanya. Pemkab Pasuruan menggelar Istighosah Qubro yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Tata cara sholat Istighosah lengkap dengan bacaan niat dan doanya yang perlu diketahui umat Islam. 

Istighosah adalah meminta pertolongan kepada Allah SWT, maka jika kita ingin meminta dan memohon pertolongan Allah SWT, kita bisa melaksanakan sholat hajat dan diikuti doa istighosah. 

Jadi, niat sholat istighosah yang dimaksud di sini adalah niat sholat hajat.


Sholat Istighosah juga kerap disandingkan dengan sholat hajat yang sama-sama bertujuan untuk memohon pertolongan Allah SWT. 

Rasulullah SAW sendiri pernah menganjurkan umatnya untuk mengerjakan sholat sunnah dua rakaat memohon pertolongan ini.


Ada seorang buta menemui Nabi SAW, lalu ia mengatakan, "Sesungguhnya aku mendapatkan musibah pada mataku, maka berdoalah kepada Allah untuk kesembuhanku,"


Maka Nabi SAW bersabda, "Pergilah, lalu berwudhulah, kemudian, salatlah dua rakaat. Setelah itu, berdoalah," (HR Tirmidzi).


Niat Sholat Istighosah dan Artinya


أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى


Bacaan latin: Ushallī sunnatal hājati rak'ataini adā'an lillāhi ta'ālā.


Artinya, "Aku menyengaja shalat sunnah karena hajat tertentu dua rakaat tunai karena Allah SWT."


Bacaan Doa Istighosah


Berikut adalah doa-doa yang bisa dibaca dalam istighosah, sesuai dalam buku “Panduan Praktis Istighotsah” oleh Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU):


1.BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM (1 kali) 

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”


2. Membaca Surat Al Fatihah (1 kali)


4.ASTAGHFIRULLAHAL‘ADHIIM (3 kali) 

“Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”


4. LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL ‘ALIYYIL ADHIIM (3 kali) 

“Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah.”


5. ALLAHUMMA SHALLII ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN (3 kali) 

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya.”


6. LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZHZHOOLIMIIN (40 kali) 

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim.”


7. YAA ALLAHU YAA QADIIM (33 kali) 

“Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permualaan.”


8. YAA SAMII’U YAA BASHIIR (33 kali) 

“Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat.”


9. YAA MUBDI’U YAA KHAALIQ (33 kali) 

“Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tidak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta.”


10. YAA HAFIIZHU YAA NASHIIRU YAA WAKIILU YAA ALLAH (33 kali) 

“Wahai Dzat yang memelihara dari keburukan dan kebinasaan, wahai Dzat Yang Maha Menolong, wahai Dzat yang menjamin rizki para hamba dan mengetahui kesulitan-kesulitan hamba, ya Allah.”

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hadiri Istighosah Akbar di Sukabumi, Mahfud MD Sampaikan 3 Tanda Pemimpin Munafik

57 tahun lalu

Ulama dan Ribuan Warga Lampung Gelar Istighosah Doakan Ganjar Menang Satu Putaran

57 tahun lalu

Hadiri Istighosah di Pasuruan, Siti Atikoh: Maturnuwun Ganjar-Mahfud Sudah Didoakan

57 tahun lalu

Yenny Wahid dan Atikoh Ganjar Hadiri Istighosah di Pasuruan, Doakan Keselamatan Bangsa

57 tahun lalu

Di Pemalang, Yenny Wahid Beberkan Program Unggulan Ganjar-Mahfud: Santripreneur hingga Insentif Guru Ngaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal