Tangis Histeris Pecah saat Pemakaman Jenazah Sekeluarga Korban Pembunuhan di Rembang

Musyafa
Empat jenazah korban pembunuhan di Desa Turusgede saat disalatkan sebelum dimakamkan, Kamis (4/2/2021) malam. (iNews/Musyafa Musa)

Setelah rumah itu ditempati anaknya, Danang, Anom membangun rumah joglo baru sebagai padepokan seni, tak jauh dari rumah lama, namun agak menjorok ke dalam gang.

Semasa hidupnya, Anom dikenal gigih memajukan seni budaya. Purwono, rekan korban sesama seniman mengatakan Anom Subekti di kala muda merupakan pemain kethoprak dan dalang wayang kulit handal.

Ketika aktif menjadi pegawai negeri, yang bersangkutan lama di Dinas Penerangan, Humas Pemkab Rembang dan pernah menangani pengelolaan Radio CB FM. Setelah pensiun, banyak menggeluti bisnis gamelan.

“Beliau adalah pelaku dan pejuang seni budaya di Kabupaten Rembang, kami merasa kehilangan seorang seniman yang luar biasa, “ katanya.

Purwono mengatakan, almarhum Anom Subekti juga berperan sebagai pencipta gending (lagu) Rembang Bangkit, bersama dalang Alm Ki Hadi Sumarto. Gending tersebut sampai sekarang masih melegenda di tengah masyarakat Kabupaten Rembang.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Warga Pemalang Tersambar Petir usai Tahlilan di Kuburan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Geger! Pria di Simalungun Bongkar Kuburan Siang Bolong

57 tahun lalu

Jenazah Harun Teknisi Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Dibawa ke Cimahi

57 tahun lalu

6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal