Tanggul Sungai Bremi Jebol, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pekalongan

iNews TV
Banjir merendam ratusan rumah dan sekolah di Kota Pekalongan setelah tanggul Sungai Bremi jebol. (Foto: iNews)

PEKALONGAN, iNews.idBanjir merendam ratusan rumah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, setelah tanggul Sungai Bremi jebol. Ketinggian air mencapai 80 cm hingga membuat aktivitas warga terganggu.

Selain merendam ratusan rumah warga, fasilitas pendidikan seperti SD Negeri Pabean kini lumpuh total setelah seluruh ruang kelasnya diterjang air bah yang datang tiba-tiba.

Hingga Kamis (8/1/2026), aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dihentikan dan dialihkan ke metode daring (online).

Ketinggian air di dalam ruang kelas SDN Pabean bervariasi antara 20 hingga 60 centimeter. Air yang masuk secara mendadak membuat pihak sekolah tidak sempat menyelamatkan seluruh aset. Akibatnya, meja, kursi, buku pelajaran, almari, hingga peralatan elektronik dilaporkan terendam banjir.

Kepala SDN Pabean Kota Pekalongan, Haryanto, mengonfirmasi, saat ini bangunan sekolah beralih fungsi menjadi posko darurat. 

"Kegiatan belajar tidak bisa dilakukan di kelas. Sebagian ruang kelas di lantai dua kini kami gunakan untuk menampung warga yang mengungsi," katanya.

Puluhan warga kini bertahan di dua titik pengungsian utama, yakni SDN Pabean dan masjid setempat. Para pengungsi mulai mengeluhkan minimnya fasilitas dan bantuan yang masuk. 

Banyak warga yang keluar dari rumah tanpa sempat membawa pakaian atau barang berharga karena air sungai yang langsung menerjang pemukiman.

Nela, salah satu warga di pengungsian, mengungkapkan kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini. 

"Barang-barang di rumah hanyut dan terendam. Kami sangat butuh selimut, obat-obatan, susu bayi, popok, dan alat mandi. Sampai sekarang bantuan masih terbatas," tuturnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Banjir Bandang 3 Meter Terjang Halmahera Barat, Warga Panik

57 tahun lalu

Banjir dan Longsor Terjang Halmahera Barat, 2 Warga Tewas Puluhan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal