Tanah Bergerak Meluas di Semarang, 2 Rumah Roboh

iNews
Rumah warga Desa Deliksari RT 03 RW 06, Kelurahan Sukorejo, Semarang, Jawa Tengah roboh akibat tanah bergerak dan hujan lebat. (Foto: iNews).

Selain rumah Arianto, rumah milik Ponirah di desa yang sama juga lebih dulu roboh pada Sabtu malam saat hujan deras mengguyur. Sisa bangunan yang hanya menyisakan toilet dan lantai kini bergeser sekitar 10 meter dari lokasi semula.

Ketua RT 03 RW 06 setempat, Yanuarto mengatakan bahwa pergerakan tanah masih terus terjadi, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, berjarak sekitar 500 meter dari Deliksari, tanah bergerak juga terjadi di Kalialang Baru. Wilayah ini berada pada satu garis patahan Sesar Gombel Semarang. Akibatnya, jalan desa ambles dan terputus, membuat 15 kepala keluarga (KK) terisolasi karena akses utama tidak bisa dilalui.

"Kalau di RT 3 itu kurang lebih ada 51 KK," ucapnya.

Sebanyak 25 rumah warga di Kalialang Baru RT 03 RW 07 terdampak. Kondisinya memprihatinkan, dengan bangunan musala terlihat miring, tembok rumah warga retak hingga 20 sentimeter, lantai bergelombang, dan dinding mengalami kemiringan.

Warga Kalialang Baru, Joko Susilo, mengatakan peristiwa ini terjadi bersamaan dengan fenomena tanah bergerak di Kampung Sekip, Jangli, Kecamatan Tembalang sejak sebulan lalu. Namun dalam sepekan terakhir, kondisinya semakin parah. Setiap hujan turun, retakan tanah terus melebar dan pergerakan semakin terasa.

Warga berharap Pemerintah Kota Semarang segera turun tangan dan mempertimbangkan relokasi ke tempat yang lebih aman guna mencegah jatuhnya korban jiwa apabila pergerakan tanah terus berlanjut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanah Bergerak Rusak 6 Rumah di Pandeglang, Warga Mengungsi ke Tempat Aman

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Atap Rumah di Kediri Roboh Diterjang Hujan Deras, Petugas Bantu Bersihkan Puing Bangunan

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal