Tak Tahu Jumlah Warga Terinfeksi Virus Korona, Pejabat Dinas Kesehatan China Dipecat

Anton Suhartono
Penanganan pasien terinfeksi virus korona di Wuhan, China (Foto: Antara)

Beberapa jam kemudian, dinas kesehatan Kota Huanggang mengeluarkan pernyataan bahwa Tang telah dicopot.

Kisah Tang menjadi viral setelah diangkat stasiun televisi pemerintah di platform media sosial Weibo serta mendapat komentar lebih dari setengah juta netizen. Kebanyakan dari mereka menggungkapkan kemarahan kepada Tang.

Pemerintah menegaskan akan menyelidiki dan menghukum para pejabat yang tak terlibat dalam memerangi virus korona serta malas bekerja.

Jumlah kasus virus korona di Huanggang merupakan yang terbesar kedua setelah Wuhan, yakni 12 orang meninggal dan 500 positif terinfeksi. Huanggang juga sudah diisolasi oleh pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran virus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan darurat global virus korona pada Kamis. Darurat global diumumkan ketika China melaporkan jumlah kematian meningkat menjadi 213 orang dengan hampir 10.000 positif terinfeksi.

"Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara lain dengan sistem kesehatan lebih lemah," kata bos WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Komisi IV DPRD Badung Dorong Pembangunan Puskesmas Desa di Badung Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal