Tak Laku Dijual, Cabai Rawit Digunakan Petani di Purbalingga untuk Pakan Ikan

Catur Edi Purwanto
Sodik tidak memanen cabainya karena tak laku dijual. Dia memilih cabai rawit digunakan untuk pakan ikan di kolam perswawahan. (iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.idHarga cabai di Kabupaten Purbalingga terus anjlok, hanya laku dijual Rp4.000 per kilogram. Bahkan petani mengaku cabai rawit tak laku dijual karena tengkulak menolak membeli.

Hal itu membuat para petani membiarkan cabainya tidak dipanen dan memilih digunakan sebagai pakan ikan di kolam persawahan.

Salah satu sentra tanaman cabai rawit di Desa Karangtalun, Kecamatan Bobotsari. Di desa ini terdapat puluhan hektare tanaman cabai yang pada bulan Agustus ini siap dipanen. Namun, sebelum petani bisa memanennya, justru harga cabai anjlok tak terkendali.

Petani terpaksa membiarkan tanaman cabainya tidak dipanen. Karena untuk memanen perlu biaya tambahan yang menambah beban petani.

Biaya tanam dan ongkos panen yang besar tak sebanding dengan harga jual cabai saat panen. Terpaksa petani membiarkan tanaman cabainya tidak dipanen.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
15 jam lalu

Dramatis! Kakek di Purbalingga Tewas di Atas Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

11 hari lalu

Panen Melimpah, Warga Lereng Gunung Slamet di Purbalingga Perang Tomat Busuk

12 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

13 hari lalu

Tradisi Seru Perang di Purbalingga, Ribuan Tomat Beterbangan Menyasar ke Segala Arah

18 hari lalu

Rugi Rp26 Juta, Sopir Pikap Terguling di Purbalingga Minta Warga Kembalikan Telur Jarahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal